Paragraf di atas merupakan Surat Yusuf Ayat 22 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada bermacam pelajaran berharga dari ayat ini. Didapati bermacam penafsiran dari banyak ulama tafsir terkait makna surat Yusuf ayat 22, di antaranya sebagaimana tercantum: 📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia.
QS. Al-Anfal Ayat 22. ۞ اِنَّ شَرَّ الدَّوَاۤبِّ عِنْدَ اللّٰهِ الصُّمُّ الْبُكْمُ الَّذِيْنَ لَا يَعْقِلُوْنَ. 22. Sesungguhnya makhluk bergerak yang bernyawa yang paling buruk dalam pandangan Allah ialah mereka yang tuli dan bisu (tidak mendengar dan memahami
Dalam ayat ini, Allah memperingatkan orang musyrik tentang hari kebangkitan, ketika seluruh umat manusia dikumpulkan. Pada hari itu manusia hanya terbagi menjadi dua golongan: mereka yang rugi dan mereka yang beruntung.
6 Al-An'am. 7 Al-A'raf. 8 Al-Anfal. 9 At-Tawbah. 10 Yunus. 11 Hud. 12 Yusuf. 13 Ar-Ra'd. 14 Ibrahim. 15 Al-Hijr. 16 An-Nahl. 17 Al-Isra. 18 Al-Kahf. 19 Maryam. 20 Taha. 21 Al-Anbya. 22 Al-Hajj. 23 Al-Mu'minun. 24 An-Nur. 25 Al-Furqan. 26 Ash-Shu'ara. 27 An study, and learn The Noble Quran. The Noble Quran has many names including Al-Quran
Kecuali kepada rasul yang diridai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di depan dan di belakangnya. (al-Jinn/72: 26-27) Di antara hal yang gaib yang pernah diajarkan atau diberitahukan Allah kepada nabi-nabi-Nya ialah: Nabi Isa diajari Allah untuk mengetahui apa yang dimakan dan disimpan seseorang di rumahnya, firman-
Al An'am : 91) Ibnu Katsir berkata (2/212), "Ayat ini turun tentang orang Quraisy. Pendapat ini dipilih oleh Ibnu Jarir. Ada pula yang berpendapat, ayat ini turun mengenai sekelompok orang Yahudi. Ada juga yang menyatakan, ayat ini turun tentang Farihaash yang merupakan seorang dari kaum Yahudi. Juga ada yang berpendapat bahwa ia turun
Al-Qur'an Surat Al-An'am Ayat ke-114 dan Terjemahan Bahasa Indonesia. Al-Qur'an Surat Al-An'am Ayat ke-114 dan Terjemahan Bahasa Indonesia. Sukses. liputan6. CARI. Home; News; Pemilu; Bisnis; Ayat 22; Ayat 23; Ayat 24; Ayat 25; Ayat 26; Ayat 27; Ayat 28; Ayat 29; Ayat 30; Ayat 31; Ayat 32; Ayat 33; Ayat 34; Ayat 35; Ayat 36; Ayat 37; Ayat
22. Dan (ingatlah), pada hari ketika Kami mengumpulkan mereka semua kemudian Kami berfirman kepada orang-orang yang menyekutukan Allah, "Di manakah sembahan-sembahanmu yang dahulu kamu sangka (sekutu-sekutu Kami)?"
112. Dan demikianlah untuk setiap nabi Kami menjadikan musuh yang terdiri dari setan-setan manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah sebagai tipuan. Dan kalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya, maka biarkanlah mereka bersama apa (kebohongan) yang mereka ada-adakan.
Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu
Tafsir Berharga Mengenai Surat Al-An'am Ayat 119. Paragraf di atas merupakan Surat Al-An'am Ayat 119 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beraneka tafsir berharga dari ayat ini. Tersedia beraneka penafsiran dari kalangan mufassirun mengenai kandungan surat Al-An'am ayat 119, di antaranya sebagaimana berikut: 📚 Tafsir Al
(al-ʾAnʿām 6:22) Artinya: Dan (ingatlah), pada hari ketika Kami mengumpulkan mereka semua kemudian Kami berfirman kepada orang-orang yang menyekutukan Allah, "Di manakah sembahan-sembahanmu yang dahulu kamu sangka (sekutu-sekutu Kami)?"
Di bagian akhir ayat ini disebutkan "Unzhurû ilâ tsamarihi idzâ atsmara wa yan'ih" (amatilah buah- buahan yang dihasilkannya). Perintah ini mendorong perkembangan Ilmu Tumbuh-tumbuhan (Botanik) yang sampai saat ini mengandalkan metode pengamatan bentuk luar seluruh organnya dalam semua fase perkembangannya. Surat Al-An'am Ayat 99 Word By
Al-Qur'an Surat Al-An'am: 34, Dan sesungguhnya rasul-rasul sebelum engkau pun telah didustakan, tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Dan tidak ada yang dapat mengubah kalimat-kalimat (ketetapan) Allah. Dan sungguh, telah datang kepadamu sebagian dari berita rasul-rasul itu.
Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikanlah pula) kematangannya. (Al-An'am: 99) Yakni bila telah masak, menurut Al-Barra ibnu Azib, Ibnu Abbas, Ad-Dahhak, Ata Al-Khurrasani, As-Saddi, Qatadah, dan lain-lainnya. Dengan kata lain, perhatikanlah kekuasaan Penciptanya yang telah menciptakannya dari tidak ada menjadi ada.
vsDFes.
surat al an am ayat 22